Wali Kota Palu Hidayat (kanan) memberikan materi pada sosialisasi pengembangan wirausahadi Palu, Sabtu (29/2/2020). (Foto: Humas Pemkot Palu/Yuspi)

PojokPalu | Untuk mencapai target 36 ribu wirausahawan di Kota Palu yang akan diberi bantuan modal usaha, Gerakan Rakyat Kota Palu (Gerak) bersama Bank Mega Syariah terus melakukan sosialisasi.

Sabtu (29/2/2020), sosialisasi bertajuk Pengembangan Wirausaha untuk Percepatan Pembangunan Ekonomi Kota Palu itu digelar kembali di tiga kelurahan masing-masing Pengawu, Birobuli Selatan, dan PAUD Terpadu Al Fiqhiah.

Sosialisasi kali ini terbilang istimewa karena dihadiri langsung Wali Kota Palu Hidayat sekaligus menjadi nara sumber.

Wali Kota Hidayat menyampaikan, arah kebijakan Pemerintah kota Palu di bawah kepemimpinannya salah satunya adalah mengembangkan ekonomi mikro atau usaha-usaha kecil masyarakat.

“Memang arah kebijakan kita bukan pengembangan ekonomi makro, tapi ekonomi mikro karena itu usaha kecil. Pengalaman tahun 1998 saat terjadi krisis moneter, yang hidupkan perekonomian bangsa ini adalah para pedagang-pedagang kecil itu,” ungkapnya.

Wali Kota menginginkan agar warga diakomodir oleh kelurahan dan membentuk kelompok-kelompok usaha yang beranggotakan lima orang agar Pemerintah dapat memberikan bantuan peralatan usaha beserta bahan-bahannya.

“Kita tidak lagi membentuk satu kelompok hingga 15 orang, tapi cukup lima orang saja. Silahkan ajukan proposalnya langsung ke saya, mau usaha apa terserah,” katanya.

Dengan demikian lanjutnya, pengembangan wirausaha akan terbantu baik dengan program Pemerintah kota Palu maupun pembiayaan modal usaha melalui dukungan kredit usaha kecil sebagai Skim Kredit Bank Mega Syariah Cabang Palu sebagai bagian dari program pengembangan wirausaha yang dilaksanakan oleh Gerak. (afd/*)