Australian wildlife expert Matthew Nicholas Wright with a trap for catching a wild crocodile that has an old tire stick around its neck on the Palu River, Central Sulawesi, Indonesia, on February 11, 2020. Photo: Basri Marzuki/bmzIMAGES

PojokPalu | Ahli buaya asal Australia yang turut membantu upaya penyelamatan buaya terjerat ban bekas di Sungai Palu, Matthew Nicholas Wright atau Matt Wright menggalang dana untuk konservasi buaya.

Penggalangan dana itu karena ia menilai Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah kekurangan dana untuk melakukan pekerjaan konservasi, termasuk dalam usaha penyelamtan buaya terjerat ban bekas tersebut.

Penggalangan dana oleh Matt Wright itu dilakukan secara online melalui situs gofundme.com dengan tajuk “Funding for BKSDA Central Central Sulawesi”.

Matt dalam situs penggalangan dana itu menyebutkan, dirinya bersama Tim Satgas bentukan BKSDA Sulteng saat ini sedang bekerja dan mencoba menangkap buaya yang terperangkap ban bekas di lehernya.

Pada saat yang bersamaan, ia juga membantu mengedukasi anggota tim satgas itu tentang teknik menangkap dan menangani satwa liar dengan aman.

Matt Wright menerbangkan drone untuk memberi umpan kepada buaya berkalung ban di Muara SungaiPalu, Kamis (13/2/2020). Photo by Basri Marzuki/bmzIMAGES

Hasil yang diperoleh dari penggalangan dana itu menurutnya akan langsung diserahkan ke BKSDA untuk digunakan bagi peningkatan sumberdaya, pendidikan dan biaya penanganan buaya yang terjerat ban bekas tersebut.

Hingga diturunkannya berita ini, dana yang sudah tergalang sudah mencapai USD1,710 dari USD20,000 yang ditargetkan.

Matt mengaku, ia datang ke Palu bersama Chris Wilson atas biaya sendiri. Penggalangan dana yang dilakukannya, menurutnya semata-mata untuk BKSDA dan tim relawan yang sedang bekerja di lapangan.

“Any support is much appreciated, thank you,” tutup Matt. (afd)