Gubernur Sulteng, Longki Djanggola. (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

PojokPalu | Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola melalui bagian Humas dan Protokol meminta warga Sulawesi Tengah agar tidak terprovokasi dengan video yang beredar di media sosial tentang perusakan musallah yang dilakukan sekelompok orang di di Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Longki Djanggola mengimbau agar mempercayakan maslaah tersebut kepada aparat penegak hukum untuk menyelesaikannya.

‘’Saya Longki Djanggola, Gubenur Sulawesi Tengah mengimbau kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tengah untuk tidak terpancing apalagi terprovokasi dengan kejadian pengrusakan musallah di Minahasa Utara,’’ sebut Gubernur Longki.

Ia mengajak seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh pemuda serta seluruh masyarakat Sulawesi Tengah untuk tetap bergandengan tangan, memperkokoh persatuan dan menjaga perdamaian di bumi tadulako.

Ia meminta untuk saling menjaga dan saling menghargai satu sama lain serta saling mengingatkan agar tidak bisa disusupi dan diprovokasi oleh oknum-oknum yang mungkin sengaja memecah belah persatuan dan perdamaian di Sulteng.

‘’Kita perkuat persaudaraan di antara kita. Mari kita jaga kebersamaan, keamanan, ketertiban dan kedamaian di provinsi Sulawesi Tengah. Kita tidak bisa terprovokasi di daerah yang kita cintai ini,’’ kata Gubernur.

Menurutnya, segala pelanggaran yang telah terjadi di Minahasa Utara kata Gubernur, biarlah aparat penegak hukum yang menyelesaikannya. Ia meyakini polisi akan bekerja secepat mungkin untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

‘’Mari kita percayakan semuanya kepada aparat hukum. Mereka akan bekerja professional untuk secepatnya menyelesaikannya.

Indonesia adalah negara hukum, maka menurutnya segala tindakan melanggar hukum diselesaikan aparat hukum. (afd/*)