Begal Dimana-mana, Warga Palu Resah, Ayo Dukung Petisi Ini..

0
321
Salah seorang korban begal di Palu beberapa waktu lalu. (Foto: dok. Metrosulawesi)
Salah seorang korban begal di Palu beberapa waktu lalu. (Foto: dok. Metrosulawesi)

PALU – Seorang remaja pria sekira berusia 2o tahun merintih kesakitan di salah satu rumah sakit di Palu. Di lengannya tertancap sebuah anak panah busur. Darah menetes ke lantai, pria itu pun mengerang kesakitan.

Anak panah terbuat dari besi yang diruncingkan dan menyerupai mata pancing itu melesat masuk ke lengannya saat mengendarai motor malam hari di salah satu jalan di Palu. Ia sama sekali tidak mengira jika ia menjadi target dari pembusuran malam itu. Bagaimana tidak, ia merasa tidak punya musuh dan seperti biasanya, malam itu hendak pulang ke rumah setelah berandang ke rumah tantenya.

Ia tidak melihat jelas pelakunya karena saat itu gelap dan pelaku juga mengendarai motor. Seketika ia terkena busur itu, ia langsung terkulai dan jatuh. Sejurus kemudian pelaku mendekatinya dan merampas handphone yang ada di sakunya berikut dompet dan duit yang ada di dalamnya. Lalu menghilang begitu saja.

Bukan cerita itu saja, seorang perempuan harus merelakan tas dan semua barang berharga yang dimilikinya ketika dua orang begal beraksi. Saat itu waktu masih menunjukkan sekitar pukul 21.30 Wita, ketika peristiwa itu terjadi. Begal yang berboncengan memepetnya dan memaksanya berhenti. Pisau terhunus dihadangkan ke lehernya dan memaksa menyerahkan tas yang disandangkan di bahunya.

Mencoba mempertahankan tas itu, namun begal itu kian menekan lehernya dengan pisau tersebut. Seketika ia berteriak, namun seketika itu pula pisau menggores lehernya dan membuatnya terjatuh. Begal itu sukses meraih tas beserta seluruh isinya. Begal itu hanya menyisaka perempuan itu dengan luka dileher bekas sayatan pisau.

Miris..

Tindak kriminal dalam bentuk  aksi begal ini sedang mewabah di Kota Palu. Korbannya tak terkira lagi, tak perempuan, laki-laki, orang tua, remaja dan anak-anak semua disikat, mengerikan…!!!

Warga Kota Palu menjadi resah karena aksi kejahatan yang sebagian besar pelakunya adalah anak muda. Warga dihantui ketakutan, terlebih jika keluar malam, terutama karena aksi itu banyak dilakukan jika sudah malam hari.

Keprihatinan atau lebih tepatnya keresahan warga makin tak terbendung lagi. Tuntutan kepada aparat keamanan untuk memberantas aksi begal itu kian mengemuka. “Bukankah kehadiran aparat untuk melindungi dan menciptakan rasa aman bagi warga. Lalu dimana aparat saat ini..? ujar Badri, salah seorang warga Palu yang tak kalah resahnya.

Atas hal itu, berbagai bentuk keprihatinan disuarakan. Hingga akhirnya seorang warga bernama Seno Milano membuat petisi agar aksi begal itu ditumpas. Petisi yang dimuat di laman change.org itu dan ditujukan kepada sejumlah pejabat daerah termasuk aparat kepolisian itu meminta agar semua warga Kota Palu bergerak agar terjadi perubahan signifikan terhadap situasi keamanan di Kota Palu, teruatma pada aksi begal tersebut.

Sejumlah warga Palu sudah meneken petisi itu. Giliran anda untuk ikut berpartisipasi di dalamnya.

Berikut link petisi tersebut : KLIK DI SINI

Berikut isi petisi tersebut:

Begal sudah mewabah di kota tercinta kami, banyak orang yang tidak bersalah menjadi korban, entah itu orang dewasa maupun anak-anak, pria ataupun wanita sudah menjadi korban busur oleh para begal. kawanan begal telah meresahkan masyarakat yang berada di kota palu, maka dari itu kami berharap pemerintah bersigap turun tangan untuk menghadapi persoalan ini,
dengan menandatangani petisi ini kita mengharapkan agar segera di lakukan pemasangan cctv di setiap jalan yang ada di kota palu untuk mencegah atau meminamalisir komplotan begal, juga untuk membantu dan memudahkan pihak pihak kepolisian dalam penangkapan kawanan begal tersebut.

(001)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.