Hotel Terbakar, Warga Tetap Saja Berpesta Tahun Baru

0
188

Hotel Address Downtown yang terbakar (kanan) dan warga yang tetap pesta kembang api di sekitarnya. [foto: Karim Sahib/huffington post]
Hotel Address Downtown yang terbakar (kanan) dan warga yang tetap pesta kembang api di sekitarnya. [foto: Karim Sahib/huffington post]
DUBAI – Kejadian memilukan terjadi pada malam tahun baru lalu di Dubai, Uni Emirat Arab. Sebuah gedung pencakar langit, Hotel Address Downtown, terbakar hebat.

Ironinya, saat api menjilat bangunan berlantai 63 itu, pesta kembang api malam tahun baru di gedung tertinggi di dunia, The Burj Khalifa (tinggi 828 meter), yang berada cuma beberapa ratus meter dari lokasi kebakaran, tetap dilanjutkan.

Dilaporkan, api berkobar dari satu sisi Hotel Address saat sejumlah warga berkumpul untuk menyaksikan pesta kembang api malam pergantian tahun.

“Kami keluar ke balkon untuk melihat gedung Burj. Semua gedung di sekitar sini mempertunjukkan kembang api di atapnya,” kata Paul Mithun, Konsultan AS di Pusat Kota Dubai. “Kami merasa, hei, itu kelihatan seperti obor Olimpiade yang berkobar di kejauhan.

Ternyata dalam waktu dua menit api melahap dua per tiga bagian atas hotel. Saya melihat semuanya. Benar-benar buruk,” katanya.

Saat tengah malam, sementara Hotel Address terus dilahap si jago merah, orang yang menyambut tahun baru bergembira tatkala kembang api dengan aneka warna menyelimuti Burj Khalifa. Sementara tayangan televisi memperlihatkan potongan puing yang terbakar berjatuhan dari Hotel Address.

Media resmi pemerintah menyatakan 90 persen kebakaran Gedung Address dapat dikendalikan. Kepala Polisi Mayor Jenderal Khamis Matar kepada stasiun televisi Al-Arabiya mengatakan, semua warga hotel diungsikan dan ada 14 orang yang menderita cedera ringan.

Seorang petugas medis di lokasi yang tak ingin disebutkan jati dirinya, mengatakan kepada Reuters lebih 60 orang yang cedera ringan akibat menghirup asap.

Korban juga berdesakan saat di tangga sewaktu meninggalkan gedung. Seorang warga yang berada di lantai 15 menara yang diselesaikan pada 2008 itu, mengatakan kepada media Inggris Sky News, suasana sangat kacau saat warga yang berada di dalam gedung menyadari bangunan itu terbakar.

“Ya Tuhan!” demikian teriakan seorang saksi mata yang melihat api pertama kali berkobar.

“Lidah api berkobar di satu sisi gedung, sampai separuh gedung ke atas. Api berkobar ke atas dan ke luar gedung dengan warna oranye dan kuning,” kata saksi mata tersebut.

Saat pengosongan gedung berlangsung, keadaan menjadi semakin kacau. “Banyak yang berteriak,” lanjut saksi mata itu.

Kantor media Dubai menyatakan api berawal dari lantai 20, di luar menara setinggi 300 meter tersebut. Sistem pemadam di dalam gedung beroperasi untuk berusaha mencegah api memasuki bagian dalam gedung.
Saat musibah, seorang pemilik akun jejaring sosial Twitter @arifbrohi mengunggah sebuah foto sepasang kekasih yang berfoto selfie dengan latar The Address Downtown, Dubai, yang terbakar.

Perempuan di foto itu terlihat tersenyum di depan kamera. “Orang bodoh pertama tahun 2016 #DubaiFire,” cuit pria bernama Arif Brohi dalam keterangan foto yang ia unggah pada Kamis, 31 Desember 2015.

Foto tersebut lantas di-retweet 168 orang dan disukai 128 orang. Ada pula berbagai komentar netizen yang menanggapi foto tersebut dengan sinis karena dianggap tidak memiliki rasa empati terhadap kebakaran tersebut. Seperti pemilik akun Twitter bernama Syed Bilal Hussain.

Sambil menyebut akun-akun Twitter lain, dia membenarkan apa yang dikatakan Arif Brohi. “Anda tepat sekali. Dia adalah orang idiot pertama di awal tahun 2016,” ujar Syed Bilal Hussain.

Ada juga akun @WoodLawrence yang mengatakan tindakan kedua orang tersebut memalukan. “Shameless,” ujarnya sambil me-mention netizen lain. (Jawapos.com)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.